Beranda / Kuliner Nusantara / Warisan Kuliner Khas Sambas : Bubbor Paddas Kuliner Khas Penuh Makna

Warisan Kuliner Khas Sambas : Bubbor Paddas Kuliner Khas Penuh Makna

bubbor paddas
Home » Kuliner Nusantara » Warisan Kuliner Khas Sambas : Bubbor Paddas Kuliner Khas Penuh Makna

Bubbor paddas, Saat pertama kali mendengar makanan yang satu ini, banyak orang yang mungkin akan menyangka bahwa bubur jenis ini memiliki rasa pedas. Padahal tidak demikian. Istilah “paddas” atau pedas sendiri adalah perumpamaan dari suku Melayu Sambas, Kalimantan Barat, yang berarti beragam sayuran dan rempah yang terdapat di dalam bubur. Rasa pedasnya yang berasal dari bumbu merica dan cabe merah juga tidak berlebihan.

Asal Usul Bubbor Paddas

Bubbor paddas merupakan kuliner khas masyarakat Melayu Sambas yang berdiam di wilayah pesisir pantai utara Kalimantan Barat. paddas kuliner khas Sambas dulunya berasal dari suku Melayu dari wilayah Pontianak, Singkawang, dan sekitarnya. Pada awalnya, bubur ini hanya dimasak dan disajikan ketika ada acara kerajaan atau upacara adat yang bersifat sakral. Namun, ketika terjadi perang dan stok bahan makanan di Sambas menipis, bubbor paddas yang menjadi simbol semangat Bhinneka Tunggal Ika ini dibuat oleh masyarakat sebagai salah satu cara untuk berhemat dan dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Ciri Khas Rasa Bubbor Paddas

Tidak seperti bubur-bubur di kota lain yang dimasak hingga lembut, bubbor paddas dibuat dengan cara menumbuk beras hingga halus, lalu dioseng dan dicampur berbagai sayur-sayuran seperti kangkung, daun kesum, dan daun pakis, yang dimasukkan secara bersamaan saat bubur dimasak. Bubbor paddas ini biasa disajikan dengan ikan teri goreng lengkap dengan kacang tanah sebagai topping yang sering dihidangkan sebagai menu berbuka di bulan Ramadan. Hal ini dikarenakan bubbor padas yang dibuat dari beras tumbuk, kelapa parut, berbagai sayuran, serta ubi merah, diyakini dapat mengembalikan stamina setelah berpuasa selama 14 jam dengan cepat.

bubbor paddas

Makna Filosofis dalam Bubbor Paddas

Selain menjadi simbol dari semangat Bhinneka Tunggal Ika, bubbor paddas juga menjadi simbol kebersamaan bagi masyarakat Melayu Sambas. Beberapa makna tersebut antara lain:

  1. Dalam pembuatan bubbor paddas diperlukan keterlibatan beberapa orang. Mulai dari menyangrai beras dan kelapa parut, memotong sayuran, meracik bumbu, menggoreng kacang tanah dan ikan teri, membuat sambal hingga menghidangkannya. Dikenal juga dengan istilah simbirapian yang berarti memasak secara bersama-sama.
  2. Selain itu, ketika menyantap bubbor paddas juga dianjurkan untuk mengajak sanak keluarga sebanyak mungkin sebagai ungkapan syukur dan berbagi kelezatan bubbor paddas.
  3. Semangat kebersamaan juga terlihat dari penggunaan berbagai jenis bumbu yang digunakan, yang menimbulkan selera serta rasa kebersamaan yang dikenal dengan sebutan same-same biak sambas yang berarti sama-sama orang atau perantau Sambas.
  4. Selain itu, bubbor paddas juga menjadi simbol dari karakter suku Melayu Sambas yang fleksibel di tanah rantau. Hal ini dikarenakan dalam pembuatan bubbor paddas yang juga fleksibel. Misalnya saja, daun pakis bisa diganti dengan sayuran dan ubi rambat bisa diganti dengan kentang. Untuk mereka yang alergi dengan udang, juga bisa diganti dengan daging sapi.

Bahan dan Rempah yang Kaya Rasa

Ingin menikmati bubbor paddas namun belum berkesempatan untuk berkunjung ke kota Sambas dalam waktu dekat? Resep autentik bubbor paddas berikut bisa dibuat sendiri di rumah.

Bahan:

  • 200 gr beras, cuci bersih
  • 100 gr kelapa parut
  • ½ sdt merica hitam bubuk
  • 1 sdm ketumbar bubuk
  • 1 sdt jintan bubuk
  • 1 sdt adas manis bubuk
  • 1.5 lt kaldu daging sapi
  • 3 sdm minyak goreng
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 5 buah cabai merah, iris-iris
  • 200 gr daging sapi rebus, potong dadu 1 cm
  • 150 gr ubi merah, potong dadu 1 cm
  • 1 lembar daun kunyit, iris tipis
  • 1 ikat daun kesum, petik daunnya
  • 100 gr pucuk pakis, potong-potong
  • 100 gr kacang panjang, iris 1 cm
  • 50 gr kangkung, siap pakai
  • 50 gr taoge, buang akarnya

Bumbu, haluskan:

  • 8 buah bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 sdt garam

Taburan:

  • 3 sdm ikan teri goreng
  • 2 sdm kacang tanah goreng
  • 2 sdm bawang goreng

Pelengkap:

  • Sambal cabai rawit
  • Kecap manis
  • Lemon cui/jeruk limau, belah 2

Bubbor Paddas sebagai Daya Tarik Kuliner kota sambas

Saat ini, Bubur Pedas Sambas menjadi salah satu kuliner khas yang sering dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Barat. Banyak festival kuliner daerah yang turut memperkenalkan hidangan tradisional ini kepada masyarakat luas.

Popularitas Bubbor Paddas juga membantu menjaga kelestarian resep tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Ikhtisar

Sebagai salah satu warisan kuliner dari Kabupaten Sambas, Bubur Pedas Sambas atau Bubbor Paddas tidak hanya menawarkan cita rasa yang khas, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang mendalam.

Melestarikan kuliner tradisional seperti Bubbor Paddas berarti menjaga identitas budaya bangsa sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada dunia.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *